Breaking News
04:13

Gubernur Melki Laka Lena Tinjau Langsung Korban Gempa Flores di Maumere

WhatsApp Image 2026 08 15 At 21.45.49
Bagikan
Lihat Tersimpan

NARATOR NTT | Maumere, 15 Agustus 2026 — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena bersama Ketua DPRD NTT Emilia Julia Nomleni dan sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTT turun langsung ke Kabupaten Sikka, Sabtu (15/8/2026), untuk melihat dari dekat kondisi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Pulau Flores.

Gubernur Melki Laka Lena bersama rombongan bertolak dari Kupang menuju Maumere menggunakan helikopter milik Polda NTT. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak sekaligus melihat secara langsung proses penanganan dan evakuasi korban bencana.

Langkah cepat Gubernur bersama jajaran Forkopimda ini dilakukan tak lama setelah dirinya menyampaikan Pidato Pembangunan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Gubernur NTT.

Kehadiran langsung pemerintah daerah di lokasi bencana menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh proses penanganan berjalan cepat, tepat sasaran, serta kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera diidentifikasi dan ditangani.

38 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Sementara itu, berdasarkan laporan sementara Tim SAR Gabungan hingga Sabtu malam, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores mencapai 38 orang.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathir Rahman, menjelaskan bahwa Tim SAR Gabungan terus melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan di sejumlah wilayah terdampak.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 dilaporkan terjadi pada pukul 05.58 WITA, dengan pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi 79 orang yang terdampak gempa. Dari pendataan sementara, sebanyak 38 orang meninggal dunia, 40 orang mengalami luka-luka, dan satu orang masih dilaporkan tertimbun.

FotoJet 2026 08 15T131237.062Seluruh kekuatan personel dan sarana pendukung dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian dan pertolongan di wilayah terdampak. Fokus utama operasi adalah mengevakuasi korban yang tertimpa reruntuhan bangunan serta mencari warga yang masih dilaporkan hilang.

“Kantor SAR Maumere mengerahkan seluruh personel ke wilayah yang menjadi pusat gempa di Nagekeo, juga menggerakkan KN SAR Puntadewa untuk mengoptimalkan operasi SAR. Bersama potensi SAR di seluruh Flores, kami berupaya melakukan penyelamatan dengan cepat, tepat, dan aman,” ujar Fathir Rahman.

Kunjungan Gubernur Melki Laka Lena ke wilayah terdampak diharapkan dapat memperkuat koordinasi seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, Tim SAR, dan berbagai elemen terkait dalam menangani dampak bencana serta memberikan perlindungan dan bantuan bagi masyarakat yang menjadi korban.

Omar

Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *