Breaking News
05:22

TOUR DE ENTETE GEBRAK TTU! Gubernur Melki dan Bupati Falen Kebo Kobarkan Kolaborasi, Gerakkan UMKM dan Ekonomi Rakyat

IMG 20261105 WA0214
Bagikan
Lihat Tersimpan

TTU, NARATOR NTT, 5 NOVEMBER 2026* – Pelaksanaan Tour de EnTeTe Etape I Rute Kedua berlangsung meriah dengan melibatkan lebih dari 1.450 peserta dari berbagai kalangan.

Kegiatan yang melintasi wilayah perbatasan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, persaudaraan, serta kolaborasi dalam mendorong pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, Kamis (5/11/2026).

Baca Juga: TOUR DE EN TETE GAGASAN CERDAS MELKI LAKA LENA! Ribuan Peserta Bergerak, Ekonomi Rakyat NTT Ikut Bergairah

Kegiatan diawali dari Kantor Desa Oeperigi, Kecamatan Noemuti, Kabupaten TTU, dengan titik akhir di Kantor Kecamatan Polen, Kabupaten TTS. Sepanjang rute perjalanan, kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat.

Pelepasan peserta dilakukan secara resmi oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, dan dihadiri Bupati Timor Tengah Utara, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat provinsi dan kabupaten, para pelajar dari sejumlah sekolah di Kabupaten TTU, serta berbagai elemen masyarakat.

*Wilayah Perbatasan sebagai Ruang Perjumpaan dan Persaudaraan*

Dalam sambutannya, Bupati Timor Tengah Utara, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Tour de EnTeTe. Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda olahraga dan rekreasi, tetapi juga memiliki nilai penting dalam membangun kebersamaan dan mempererat persaudaraan masyarakat NTT.

Baca juga; Tak Gentar Hadapi Penghadangan! Kaban BPAD NTT Turun Langsung Amankan Lahan Milik Pemprov

“Tour de EnTeTe merupakan inisiatif yang sangat positif karena Tour de EnTeTe tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan jalan sehat, olahraga, dan rekreasi, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, memperkuat persatuan, mempererat hubungan sosial antarmasyarakat, serta menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar Nusa Tenggara Timur,” ujar Falen.

Lebih lanjut, Bupati Falen Kebo menegaskan bahwa pemilihan rute yang melintasi wilayah perbatasan antarkabupaten memiliki makna tersendiri. Menurutnya, wilayah perbatasan tidak seharusnya dipandang sebagai sekat administratif, melainkan sebagai ruang yang mempertemukan masyarakat untuk membangun kerja sama dan kehidupan yang lebih baik.

“Bagi saya, kegiatan Tour de EnTeTe yang diselenggarakan di perbatasan antarkabupaten ini memiliki makna khusus, yaitu wilayah perbatasan tidak boleh dipandang sebagai garis pemisah administratif antara satu kabupaten dengan kabupaten lainnya. Sebaliknya, wilayah perbatasan harus kita lihat sebagai ruang perjumpaan, ruang persaudaraan, dan ruang kolaborasi untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik,” tegas Falen Kebo.

*Semangat HUT ke-68 Provinsi NTT dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat*

Sementara itu, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Tour de EnTeTe tahun ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi Nusa Tenggara Timur. Berbeda dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang dikemas dalam bentuk balap sepeda, tahun ini kegiatan dilaksanakan dengan format jalan kaki dan lari.

Baca juga: Koko-Cici NTT Jangan Hanya Jadi Mahkota: Pesan Melki Laka Lena, Jadilah Wajah yang Membawa NTT ke Dunia

“Dalam rangka ulang tahun ke-68 NTT dengan format yang berbeda, di mana pada tahun lalu Tour de EnTeTe diselenggarakan dalam bentuk balap sepeda, tahun ini formatnya kita ubah, yaitu dalam bentuk jalan kaki dan lari,” ungkap Gubernur Melki.

Gubernur Melki juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Etape I hari kedua tidak hanya bertujuan mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga diarahkan untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, mengembangkan sektor pariwisata, serta memperkuat keterlibatan OPD dan mitra pembangunan dalam berbagai kegiatan sosial.

“Etape 1 hari kedua ini, selain untuk jalan sehat, tujuan dari Tour de EnTeTe ini adalah untuk menggerakkan UMKM, mendorong ekonomi masyarakat bawah bergerak, mendorong sektor pariwisata, mendorong seluruh OPD dan mitra-mitranya untuk terlibat dalam membantu masyarakat dalam kegiatan sosial.

Bantuan dari OPD Provinsi diantaranya, Dinas PUPR Provinsi akan memberikan bantuan yaitu bedah rumah untuk 5 rumah di masing-masing kabupaten, lalu akan ada penanaman pohon, dan kegiatan sosial lainnya,” jelas Gubernur Melki.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi masyarakat selama penyelenggaraan kegiatan, Gubernur Melki turut menyampaikan bahwa pemerintah akan memberikan penghargaan kepada lima peserta terbaik yang dipilih dari keseluruhan rangkaian Tour de EnTeTe, berupa kesempatan untuk diberangkatkan ke Tanah Suci sesuai dengan agama masing-masing.

“Kita juga akan mencari 5 peserta terbaik Tour de EnTeTe dari etape pertama hingga etape terakhir untuk diberangkatkan ke Tanah Suci sesuai agamanya masing-masing,” pungkasnya.

Penyelenggaraan Tour de EnTeTe Etape I Rute Kedua ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga dan rekreasi, tetapi juga memperkuat persaudaraan masyarakat lintas kabupaten serta membuka ruang kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Melalui keterlibatan berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan UMKM, sektor pariwisata, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur. (Kontributor : Krisna. B)

Penulis

admin

Satu tanggapan untuk “TOUR DE ENTETE GEBRAK TTU! Gubernur Melki dan Bupati Falen Kebo Kobarkan Kolaborasi, Gerakkan UMKM dan Ekonomi Rakyat”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *