Breaking News
04:17

RIBUAN WARGA PADATI NUROBO, TOUR DE ENTETE JADI PANGGUNG DASA CITA MELKI

IMG 20261104 WA0111
Bagikan
Lihat Tersimpan

NUROBO, MALAKA, NARATOR NTT – 4 November 2026 – Lebih dari 1.000 peserta jalan santai memadati titik start Tour de EnTeTe di Nurobo, Kabupaten Malaka.

Antusiasme masyarakat terlihat begitu besar. Lebih dari 17 SMA, perwakilan lembaga vertikal, OPD Pemerintah Provinsi NTT, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Malaka dan Belu turut mengambil bagian dalam kegiatan yang dilepas Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.

Baca Juga,: Gegap Gempita Tour de Entete Mulai Terasa! Warga Malaka–Belu Bersiap Sambut Etape I di Jalur Nurobo–Tasifeto Barat

Di balik kemeriahan tersebut, tersimpan pesan pembangunan yang tegas dari Gubernur Melki: Dasa Cita harus menyatu dalam setiap kegiatan pemerintah.

Bukan sekadar slogan, bukan pula dokumen yang hanya dibaca dalam forum resmi, tetapi harus menjadi roh yang menggerakkan program dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tour de EnTeTe menjadi salah satu contoh penerjemahan pesan tersebut.

Besarnya partisipasi di Nurobo memperlihatkan bahwa olahraga dapat menjadi instrumen untuk menggerakkan masyarakat, mempertemukan berbagai institusi, memperkuat persaudaraan, dan membuka peluang ekonomi lokal.

Baca Juga: TOUR DE ENTETE 2026: MELKI LAKA LENA MENGUBAH LANGKAH KAKI MENJADI GERAKAN EKONOMI NTT

Dari perspektif Dasa Cita, kegiatan ini memiliki sejumlah dimensi strategis.

Pertama, menggerakkan ekonomi lokal. Kehadiran ribuan peserta membuka peluang bagi UMKM, pedagang kuliner, transportasi, dan pelaku usaha kecil untuk memperluas pasar.

Olahraga menjadi magnet, pariwisata menjadi ruang promosi, dan masyarakat memperoleh kesempatan ekonomi.

Kedua, memperkuat persaudaraan dan soliditas sosial. Pertemuan pelajar, masyarakat, aparatur, dan lembaga vertikal dalam satu kegiatan membangun ruang kebersamaan tanpa sekat kelembagaan.

Ketiga, membangun kolaborasi pemerintahan. Keterlibatan OPD provinsi, pemerintah kabupaten, dan lembaga vertikal menunjukkan bahwa pembangunan NTT membutuhkan kerja bersama, bukan ego sektoral dan berjalan sendiri-sendiri.

Keempat, memperluas partisipasi masyarakat. Rakyat bukan sekadar objek pembangunan yang menunggu program pemerintah. Mereka adalah kekuatan utama yang harus dilibatkan dalam setiap proses perubahan.

Kelima, memberikan ruang bagi perempuan, milenial, dan generasi muda. Keterlibatan pelajar dan generasi muda menjadi pengingat bahwa mereka bukan sekadar pewaris masa depan NTT, tetapi harus mulai menjadi bagian dari penggerak pembangunan hari ini.

Lebih jauh, Tour de EnTeTe membuka peluang pengembangan sport tourism. Olahraga dapat menjadi magnet pergerakan wisatawan, memperkenalkan destinasi, budaya, kuliner, serta produk unggulan daerah.

Namun, keramaian harus ditindaklanjuti dengan dampak ekonomi dan promosi pariwisata yang berkelanjutan.

DASA CITA JANGAN MATI DI MEJA BIROKRASI

Pesan Gubernur Melki sesungguhnya menjadi tantangan bagi seluruh perangkat daerah. Jangan sampai keberhasilan kegiatan hanya diukur dari terlaksananya acara, terserapnya anggaran, dan selesainya laporan pertanggungjawaban.

Ukuran yang lebih penting adalah manfaat, partisipasi, kolaborasi, dan perubahan yang dirasakan masyarakat.

Nurobo memberikan gambaran bahwa pembangunan tidak selalu harus dimulai dari proyek besar.

Baca Juga: Pergub 54 berdampak, Ratusan Ribu Kendaraan Lunas Pajak, Ranmor Luar Mutasi jadi Potensi NTT

Ia dapat dimulai dari kemampuan pemerintah menciptakan ruang kebersamaan, menggerakkan potensi lokal, dan mempertemukan berbagai kekuatan masyarakat.

Tour de EnTeTe memang dimulai dari garis start. Namun, pesan yang dibawanya jauh lebih besar daripada sebuah kegiatan olahraga.

Dasa Cita tidak boleh hanya hidup dalam pidato dan dokumen pemerintahan. Ia harus bekerja dalam setiap program, hadir dalam setiap kegiatan, dan menghasilkan perubahan nyata.

Sebab, pembangunan bukan tentang seberapa banyak kegiatan diselenggarakan, tetapi seberapa besar manfaat yang ditinggalkan bagi rakyat Nusa Tenggara Timur. (Kontributor: Paul.S)

Flayer Pergub 64 Tahun 2026. Keringanan Pajak Kendaraan
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *