Breaking News
02:14

Johny Ataupah Sambut Kontingen Sulawesi Selatan di Kupang: “NTT Itu Indah dan Ramah, Tunjukkan Wajah Nusa Toleransi

IMG 20261015 WA0006
Bagikan
Lihat Tersimpan

KUPANG, NARATOR NTT — 15 Oktober 2026 — Keramahan dan toleransi menjadi pesan utama Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Johny Ericson Ataupah, SP., MM., saat menyambut kedatangan kontingen Sulawesi Selatan yang akan mengikuti Pekan Special Olympics Nasional (PeSONas) II Tahun 2026 di Kota Kupang.

Baca Juga: Tim BPAD NTT Sisir Area Parkir Bank NTT dan RSJ Naimata! 70 Ranmor Telat Pajak

Sebanyak 33 orang yang terdiri atas atlet dan tim ofisial kontingen Sulawesi Selatan tiba di Kota Kupang dan disambut dengan semangat persaudaraan serta pelayanan yang mengedepankan keramahan khas masyarakat NTT.

Penyambutan tersebut merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi NTT dalam memastikan para atlet dan ofisial dari berbagai daerah di Indonesia mendapatkan pelayanan yang baik selama mengikuti ajang PeSONas II 2026.

Dalam kegiatan penjemputan ini, BPAD NTT turut bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi NTT. Masing-masing perangkat daerah menjalankan tugas sesuai pembagian peran, baik sebagai pendamping atlet maupun dalam memfasilitasi kebutuhan transportasi kontingen.

Baca Juga: PERGUB 13 KEMBALI BERGERAK DI SBD! 56 Kendaraan Langsung Lunasi Pajak, PAD Tembus Rp228 Juta dari Mutasi Kendaraan

Johny Ataupah menegaskan bahwa kehadiran para atlet dan ofisial dari Sulawesi Selatan bukan sekadar untuk mengikuti kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi kesempatan bagi NTT untuk memperlihatkan identitasnya sebagai daerah yang menjunjung tinggi persaudaraan, toleransi, dan keterbukaan terhadap sesama.

Ia berpesan kepada seluruh tim fasilitator dan pendamping agar memberikan pelayanan terbaik serta menunjukkan sikap ramah, santun, dan penuh kepedulian kepada setiap anggota kontingen.

“NTT itu indah dan ramah. Karena itu, saya berpesan kepada seluruh fasilitator dan pendamping agar benar-benar menunjukkan keramahan dan toleransi. Kita ingin mempertahankan citra NTT sebagai Nusa Toleransi melalui pelayanan yang diberikan kepada para tamu kita,” ungkap Johny.

Menurutnya, keramahan tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, mulai dari proses penjemputan, pendampingan, hingga pemenuhan kebutuhan para atlet selama berada di Kota Kupang.

Pelayanan yang humanis dan inklusif juga menjadi bagian penting dalam menyukseskan PeSONas II 2026. Para atlet perlu mendapatkan dukungan, perhatian, dan kesempatan yang setara agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman dan penuh semangat.

Kehadiran kontingen Sulawesi Selatan bersama peserta dari berbagai provinsi lainnya diharapkan semakin mempererat hubungan persaudaraan antardaerah. Lebih dari sekadar ajang kompetisi, PeSONas menjadi ruang untuk merayakan keberagaman, membangun solidaritas, serta meneguhkan penghargaan terhadap kemampuan setiap atlet.

Baca Juga: BPAD NTT Jaring 384 Kendaraan Telat PKB di 39 OPD, 60 Lunas 324 masih Nunggak

Melalui keterlibatan BPAD dan Dinas PMD Provinsi NTT dalam penyambutan kontingen, Pemerintah Provinsi NTT berupaya memastikan bahwa semangat keramahan menjadi bagian nyata dari penyelenggaraan PeSONas II 2026.

Dengan semangat “NTT Itu Indah dan Ramah”, Johny Ataupah mengajak seluruh petugas dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga nama baik daerah serta membuktikan bahwa NTT bukan hanya kaya akan keindahan alam dan budaya, tetapi juga dikenal karena ketulusan, toleransi, dan keramahan warganya.(Narator/Omar).

Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *