Breaking News
05:20

Samsat Ngada Peduli, Sambangi Desa Taenterong II, Salurkan Bantuan kepada Korban Gempa

WhatsApp Image 2026 08 19 At 15.21.34
Bagikan
Lihat Tersimpan

NARATOR NTT — NGADA, 20 Agustus 2026. — Kepedulian terhadap warga terdampak bencana gempa Flores terus ditunjukkan jajaran pemerintah dan aparatur sipil negara di Nusa Tenggara Timur. UPT Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Ngada bersama Pemerintah Kabupaten Ngada menyambangi Desa Taenterong Dua, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, sekaligus menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa.

Sebanyak 40 paket sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) dan makanan siap saji disalurkan kepada 40 keluarga korban terdampak bencana di desa tersebut.

Kepala UPT Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Ngada, Anna Maria Belang, SP, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas jajaran Samsat Ngada terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.

Hal tersebut disampaikan Anna Maria Belang saat kegiatan kepedulian bencana di Desa Taenterong, Rabu (19/8/2026), yang turut dihadiri Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ngada, Geradus Reo, SE., M.Si, bersama Tim Samsat Ngada.

Menurut Anna Maria, bantuan tersebut disalurkan setelah pihaknya berkoordinasi dengan Tim Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ngada. Dari hasil koordinasi diketahui bahwa masyarakat di Desa Taenterong Dua belum mendapatkan bantuan dari pihak lain sejak gempa mengguncang Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

“Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian kami. Kami ikut merasakan duka yang dialami bapak, mama, saudara dan keluarga kita yang terdampak bencana di sini,” ujar Anna Maria.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut bersumber dari sumbangan sukarela 20 ASN UPT Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Ngada. Gerakan tersebut lahir dari inisiatif internal jajaran Samsat Ngada untuk turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Anna Maria menambahkan, aksi sosial tersebut juga merupakan bentuk nyata dalam menerjemahkan imbauan Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena melalui Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) Provinsi NTT, Johny Ericson Ataupah, SP., MM, agar seluruh ASN BPAD bersama-sama menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana gempa Flores.

“Kami ingin hadir berbagi kasih dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ngada, Geradus Reo, SE., M.Si, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan solidaritas yang ditunjukkan Tim UPT Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Ngada/Samsat Ngada.

Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat berarti bagi masyarakat yang sedang berada dalam kondisi sulit pascabencana.

“Bantuan ini tentu sudah meringankan beban masyarakat yang dilanda bencana. Kita berharap dukungan dan solidaritas seperti ini juga terus hadir di lokasi-lokasi yang terdampak bencana, bukan hanya di Kabupaten Ngada, tetapi juga di kabupaten lainnya yang mengalami musibah yang sama,” ungkap Geradus.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pelayanan pemerintah tidak hanya berbicara mengenai administrasi dan penerimaan daerah, tetapi juga tentang kepedulian sosial, kemanusiaan dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan.

Melalui gerakan Samsat Ngada Peduli, jajaran UPT Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Ngada menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan solidaritas tetap menjadi kekuatan penting dalam menghadapi bencana serta membantu masyarakat untuk bangkit kembali. (Omar)

Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *